|
Diberdayakan oleh Blogger.
PengikutMengenai SayaLencana FacebookArsip Blogdewa blogLencana Facebook
Read more: http://epg-studio.blogspot.com/2012/04/pasang-aneka-kursor-pada-blog.html#ixzz2EFfRthDv
|
|
SENDAL JEPIT
blog ini dibuat berdasarkan keisengan semata tanpa rekayasa apapun
| KARENA INI AKU BISA HIDUP | 16.08 |
|
komentar (0)
Filed under:
|
|
Peredaran
narkoba kini makin marak. Segala kalangan dapat disasarnya. Siapa saja bisa
menjadi pengedar narkoba. Menjadi pengedar atau pun Bandar narkoba tidak harus
menjadi lulusan keahlian dan menyandang gelar tertentu, asalkan pintar berkelid
dari incaran pihak berwajib cukup menjadi syarat mutlak.
![]() |
| foto : Google |
Bahkan
remaja umur belasan pun bisa menjadi pengedar narkoba. Seperti penuturan salah
satu remaja pengedar narkoba yang sengaja penulis samarkan namanya menjadi
Gatra. Gatra seorang remaja berusia 19 tahun. Saat ini ia tercatat sebagai
mahasiswa disalah satu perguruan tinggi negeri. Awal ia berkenalan dengan
narkoba saat ia menduduki bangku SMP
tepatnya di kelas IX. Barang ini ia dapatkan dari teman ayahnya yang juga
tetangganya. Awalnya ia merasa canggung dan takut dengan barang tersebut,
setelah ia cicipi ternyata barang tersebut memberikan efek berbeda pada
dirinya. Gatra merasa lebih percaya diri. Mulai saat itulah ia mulai kecanduan,
segala cara ia tempuh untuk mendapatkan barang yang diinginkan bahkan mencuri
pernah ia lakukan.
“Cang taen
ngemaling gara-gara barang ne, sing ngaang ajan cang naenan keneh (saya
pernah mencuri akibat barang ini, saya taidak bisa menahan diri)” ujar nya.
Namun ia mulai sadar jika ia terlalu sering mencuri tidak mustahil Gatra akan
masuk bui. Bahkan ia pernah menyayat lengannya dan mencicipi darahnya, ini ia
lakukan karena ia telah ketagihan. Karena keinginan yang mendesakan ia pun
beralih profesi menjadi pengedar sekaligus pemakai narkoba. Bahkan ia pernah
hampir tetangkap sebanyak tiga kali. Kali pertama dan kedua Gatra bisa lolos.
Saat yang ketiga kalinya Gatra tertangkap saat memasok barang pada Bandar
lainnya. Karena alasan masih dibawah umur Gatra dibebaskan dan hanya dikenai
wajib lapor dan denda yang cukup besar. “yen
mentakon kapok engken dik nah? Orahang kapok sing, orahang sing cang kapok
(kalau ditanya mengenai jera gaman ya? Dibilang jera enggak, dibilang enggak ya
jera)” tuturnya. Dalam usia belasan Gatra telah menjadi seorang Bandar narkoba.
“sebeng cang nak polos, sing je ade anake
nyangka cang nyemak gaen kene (tampang saya polos, tidak mungkin ada orang
yang menyangka dengan pekerjaan saya saat ini)”. Tambahnya sebelum memutuskan
telpon dari penulis. Bagi Gatra, hanya dengan pekerjaan ini ia mampu melanjutkan
pendidikannya.
| KEKUATAN MAGIS DI BALIK BENTUK SEDERHANANYA | 02.39 |
|
Filed under:
|
|
Sungai
Ijo Gading terletak di Desa Berangbang, Kecamatan Negara. Sungai ini memisahkan
dua kecamatan yaitu kecamatan Negara dan kecamatan Jembrana. Sungai ini
memiliki keunikan tersendiri yaitu memiliki batu magis. Sepintas batu ini
terlihat sama seperti batu pada umumnya. Namun di balik bentuknya yang biasa,
batu ini menyimpan berbagai keanehan.
Batu Ogong,
begitulah batu magis ini disebut. Entah sejak kapan batu tersebut berada di
Sungai Ijo Gading tidak ada warga yang tau pasti. Batu besar yang terletak
dibawah pohon oo di tepi sungai ini
memiliki cerita magis tersendiri. Sudah banyak warga yang membuktikannya,
terlebih lagi dibatu ini sering dilakukan ritual nunas nomor oleh para pencinta togel. Warga Desa Berangbang sendiri
sudah banyak yang membuktikan keanehan yang dimiliki batu ini.
Mbah
Ate, begitulah beliau disapa. Beliau menceritakan bahwa batu ogong adalah batu keramat dan sudah ada sejak beliau kecil.
Dulu beliau tidak pernah berani untuk datang sendiri ke sungai ini, apalagi
mendekati batu tersebut, konon dahulu siapa saja yang mendekat kesana pasti
akan bermimpi bertemu orang dengan perawakan tinggi, berpostur tubuh besar.
Kejadian aneh pernah beliau alami. Beliau menuturkan bahwa dahulu saat mandi di
sungai ini beliau kehilangan giwangnya. Giwang tersebut telah beliau cari,
namun tetap tidak ditemukan. Dengan perasaan menyesal, beliau mendatangi orang
pintar dan menanyakan tentang kehilangannya tersebut. orang pintar tersebut
menyarankan beliau untuk ngutang nasi
kepel di batu itu. Berselang tiga hari dari ngutang nasi kepel secara tidak sengaja beliau menemukan giwang
tersebut disekitar batu ogong. “Batu
di luan, embah di teben saget derika bakat sumpel mbah nike, heran mbah” tutur
beliau dengan logat khasnya.
Kejadian
aneh juga pernah dialami oleh mantan Kepala Desa Berangbang I Ketut Welem.
Beliau mengatakan bahwa beliau sempat sakit karena menyuruh orang untuk
menebang pohon oo yang berada di
samping batu magis tersebut. Awalnya beliau bermaksud untuk mengurangi kesan
angker dari Sungai Ijo Gading, namun niat itu urung dilanjutkan karena orang
yang beliau perintahkan beserta beliau tiba-tiba sakit setelah memotong satu
dahan oo. “Bapak rereh anak gede
badeng suud nike, buung lantas bapak ngabas” tegas beliau.
Selain
itu seorang pecandu togel yang tak ingin disebut namanya pernah melakukan
ritual nunas nomor. Saat ia bersemedi, ia dimintai pisang emas sebagai pengganti
nomor yang akan ia peroleh. Setelah ditelusuri, ia akhirnya tau bahwa maksud
dari pisang emas itu adalah jari tangan manusia. Dari saat itulah ia tidak
pernah datang ketempat itu untuk nunas
nomor lagi.
Langganan:
Komentar (Atom)
