|
Diberdayakan oleh Blogger.
PengikutMengenai SayaLencana FacebookArsip Blogdewa blogLencana Facebook
Read more: http://epg-studio.blogspot.com/2012/04/pasang-aneka-kursor-pada-blog.html#ixzz2EFfRthDv
|
|
SENDAL JEPIT
blog ini dibuat berdasarkan keisengan semata tanpa rekayasa apapun
| artikel umum | 21.40 |
|
Filed under:
|
|
Sepi Pengunjung, Museum Buleleng
Mati Suri
(Singaraja).
Museum Buleleng yang beralamat di jalan Veteran Singaraja “mati suri”. Hal ini
dikarenakan sepinya pengunjung yang mendatangi museum ini. Selama tahun 2012
saja tercatat hanya 35 orang pengunjung yang mendatangi museum ini. Sebagaian
besar pengunjung yang tercatat berasal dari luar negeri.
![]() |
| foto : dewa |
Pihak
yayasan menyatakan, turunnya kunjungan wisatawan lokal, dikarena pada saat ini
museum kurang diminati dijadikan objek wisata. Padahal menurutnya dengan
mengunjungi museum, masyarakat akan mengetahui sejarah lewat
peninggalan-peninggalan yang terdapat di museum ini.
Selain
mengalami krisi pengunjung, museum Buleleng juga mengalami krisis ekonomi.
Hal
ini dikarenakan minimnya dana yang dikeluarkan oleh pihak pemerintah sehingga,
pihak yayasan kesulitan dalam mengelola benda-benda yang ada di museum Buleleng
ini. Diterangkan pula, masih banyak benda-benda kepurbakalaan yang dimiliki,
namun karena terbatasnya dana dan tempat, pihaknya masih membiarkan benda-benda
sejarah itu disimpan sementara oleh warga.
Hal
ini sangat disayangkan mengingat pentingnya peran museum Buleleng, sebagai
arsip kesejarahan kota Singaraja. Di samping itu pihak yayasan merencanakan
untuk memindahkan pengelolaan museum ini ke Pemkab Buleleng. Salah satu pihak
yayasan yaitu I Gede Darna menyatakan adanya kemungkinan bahwa museum ini akan
dikelola oleh Pemkab Buleleng, mengingat perlunya biayaya perawatan yang cukup
tinggi untuk merawat museum dan benda-benda lainnya. Sementara pihak yayasannya
saat ini sedang memperjuangkan nasib museum ini.
![]() |
| foto; dewa |
Pihak
yayasan juga menyatakan bahwa masyarakat juga masih awan, dengan keberadaan
museum Buleleng ini. Apalagi kebanyakan dari penduduk Singaraja saat ini adalah
warga pendatang. Hal ini dibenarkan oleh Wira (19) salah satu mahasiswa di
perguruan tinggi negeri, Singaraja. Ia menyatakan selama hampir selama satu
tahun tinggal di Singaraja, ia tidak mengetahui bahwa ada museum Buleleng di
Kota Singaraja. “Saya tidak pernah mendengar kalau ada museum disekitar sini,
dan teman-teman saya yang tinggal di Singaraja juga tidak pernah membicarakan
hal itu” tuturnya. Hal yang sama juga diungkapkan oleh Dewa Gede (20), yang
merupakan penduduk di asli Buleleng, ia menyatakan bahwa ia tidak mengetahui
dimana letak museum Buleleng. “Saya tinggal di kota ini sudah hampir 6 tahun.
Saya pernah mendengar nama Museum Buleleng namun tidak tahu alamat pastinya
dimana. Kata orang museum itu sulit ditemukan” paparnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


2 komentar:
aq sdh 1 thn d sngrj blm tw museum buleleng...
pengen berkunjung ksna...
silahkan berkunjung. alamatnya sudah ada di atas hahahaha
Posting Komentar